Harun al-Rasyid

Dia adalah seorang khalifah pada masa dinasti abassiyah. Dia adalah seorang khalifah yang baik dan mulia, dihormati dan disegani. Dia adalah seorang khalifah yang suka bercengkrama, alim dan dumuliakan. Dia juga terkenal sebagai pemimpin yang pemurah dan suka bederma. Suka dengan music, mencintai ilmu pengetahuan, dekat dengan para ulama dan penyair. Siapakah dia?????

Ya, dia adalah khalifah Harun Al-Rasyid. Harun Al-Rasyid adalah seorang khlifah yang mampu mengantarkan Islam pada masa kejayaan. Keagungan Khalifah Harun Al-Rasyid terletak pada sikap dan kebijakan politiknya yang selalu mengutamakan perdamaian ketimbang kekerasan, sehingga pada masa kekuasaannya Negara relative damai dan stabil. Keadaan pemerintah dinasti Abassiyyah yang stabil dan aman membawa dampak positif bagi perkembangan berbagai bidang, seperti bidang politik, ekonomi, budaya, agama, sains, filsafat, dan sebagainya.

Ilmu pengetahuan berkembang cukup pesat pada masa pemerintahan Harun al-Rasyid, itu disebabkan karena kecintaannya terhadap ilmu pengetahuan. Ia juga banyak memberikan dukungan moral dan materi kepada para cendekiawan untuk melakukan riset ilmu pengetahuan, sehingga kaum cendekiawan tidak merasa kakurangan uang atau tidak khawatir untuk terus melakukan riset. Harun al-Rasyid pun memerintahkan kepada pasukannya untuk mencari naskah atau dokumen ilmu pengetahuan ketika mereka usai melakukan pertempuran ke kota-kota musuh. Ketika mereka menemukannya, mereka membawanya ke Bagdad dan kemudian  diterjemahkan ke dalam bahasa Syiria dan Arab.

Karena perkembangan ilmu pengetahuan yang begitu pesat, baik ilmu pengetahuan keagamaan maupun ilmu pengetahuan non-keagamaan, akhirnya Harun al-Rasyid membangun pusat riset ilmu pengetahuan yang diberi nama Baitul Hikmah.

Bukan hanya itu saja, Harun al-Rasyid juga membangun lembaga-lembaga pendidikan, mulai dari tingkat rendah hingga lembaga tinggi dan lembaga-lembaga riset. Pembangunan gedung-gedung rumah sakit, dan berbagai fasilitas social lainnya terus dikembangkan dan masyarakat dapat menikmati berbagai hasil pembangunan tersebut.

Harun al-Rasyid juga membangun sebuah bendungan dan terusan, yang diberi nama sesuai dengan nama istrinya, yaitu Zubaidah. Ide dasar pembangunan bendungan dan terusan ini adalah bahwa ketika istri khalifah sedang melakukan perjalanan ke Makah dan Madinah, ia melihat kenyataan bahwa masyarakat kota tersebut sedang menderita kekurangan air. Untuk memenuhi kebutuhan air itu, Zubaidah memrintahkan para tukang untuk membangun bendungan dan terusan itu, bahkan biaya untuk membangunnya menggunakan biaya dari kantong Zubaidah sendiri.

Selain itu, Khalifah Harun al-Rasyid juga mengeluarkan kebajikan agar uang yang tersimpan di Baitul Mal dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari narapidana, seperti makanan, kesehatan dan pakaian yang mereka butuhkan pada musim panas dan musim dingin. Laangkah ini merupakan bentuk konkrit dari kepedulian Khalifah dalam bidang social kemasyarakatan.

Subhanallah, begitu banyak jasa yang dilakukan Khalifah Harun al-Rasyid untuk pengembangan peradaban Islam….

semoga jasa Beliau akan selalu terukir indah didalam sejarah umat Islam…..

One thought on “Harun al-Rasyid

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s